Sejarah alat-alat judi yang digunakan dalam Casino

Judi telah menjadi permainan kuno di semua masyarakat dunia. Bukan hal asing lagi untuk kita diskusikan, mereka tumbuh disekitar kita tanpa kita sadari. Kian berkembang zaman, judi malah turut berkembang juga. Kali ini akan mencoba membahas sedikit sejarah alat-alat yang di pakai untuk bermain judi, selamat membaca.

Sejarah alat-alat judi yang digunakan dalam Casino

Dadu

Terlalu banyak versi dari penemu benda kubus ini, berdasarkan Sophocles (495 – 406 SM), dadu ditemukan oleh seseorang yunani ketika penaklukan di Troya. Berdasarkan Herodotus (484 – 425 SM), bangsa Lydia (Kerajaan Lama di Asia barat) di waktu pemerintahan Atys ialah orang yang menemukan pembuatan dadu. Dua teori disangkal oleh Arkeolog sebab mereka menemukan dadu telah diterapkan pada peradaban permulaan. Pada zaman primitif dadu menjadi media untuk memprediksi masa depan, atau mengambil sebuah perbuatan. Pada zaman itu dadu sendiri terbuat dari tulang domba yang dicap 4 sisinya.

Belajar Tentang Casino

Di Yunani dan Romawi, dadu diwujudkan dari tulang dan gading binatang. Ada juga yang terbuat dari material batu dicampur perunggu. Wujudnya malah pelbagai, ada piramida, pentahedral, dan oktahedral . Masyarakat Romawi Kuno menyenangi mengadakan permainan yang menerapkan dadu. Hal itu dapat dijelaskan dengan gambar yang ada di dinding kedai minuman di Pompeii. Kota Pompeii terkubur pengaruh gunung Vesuvius meletus tahun 79. Dalam sejarahnya dadu kubus yang terus diaplikasikan sampai ketika ini.

Kartu

Sebagian arkeolog cuma mengira, kartu berasal dari hasil perkembangan permainan catur yang dimainkan oleh penggembala di tempat Asia Barat. Sebab yang menemukan kertas ialah Cina, jadi mereka setuju bahwa kartu berasal dari Cina. Diyakini kartu mulai ada pada zaman Dinasti Tang (618-907 M) tapi permainan kartu ini populer di zaman Dinasti Ming. Kartu pertama di Eropa (Italia) disebut kartu Tarot (tarocchi). Terdapat 50 kartu, dikelompokan menjadi 5 komponen, tiap-tiap komponen terdapat 10 kartu. Bergambar tema-tema mitologi seputar aspek kehidupan pada masa itu. Meski penyebaran di Asia di pengaruhi oleh pemerintahan Islam, oleh Mamluk di Mesir pada abad 14. Waktu itu Mamluk memakai 52 kartu, yang 10 kartu menunjukan angka 1-10, lalu King setingkat Malik. Lalu na’ib Malik setingkat Deputi King, dan Thani na’ib setingkat dibawah Deputy. Sesudah diubahsuaikan oleh bangsa Eropa maknanya malah berubah menjadi ;

King Sekop : Raja David (Daud)
King Hati : Charlemagne
King Wajik : Julius Caesar
King Keriting : Iskandar Agung
Queen Sekop : Pallas
Queen Hati : Judith
Queen Wajik : Rachel
Queen Keriting : Argine
Jack Sekop : Holger Danske
Jack Hati : La Hire
Jack Wajik : Hector
Jack Keriting : Lancelot

Mesin Slot

Dibuat oleh Charles Fei yang diberikan nama ‘Liberty Bell’ pada tahun 1895 di San Fransisco. Mesin slot memiliki 3 gulungan memutar dengan gambar spades, heart, dan diamond. Fei menghasilkan lubang di tengah bulatan untuk mengecek kesahihan koin yang dimasukan. Saat permintaan akan mesin slot bertambah, Fei kewalahan mendapatkan permintaan hal yang demikian. Perusahaan perjudian mencoba untuk membeli manufaktur dan hak distribusi terhadap Fei, tapi Fei menolak untuk memasarkan. Pada tahun 1907, Herbert Mills, produsen Chicago merakit mesin arcade dan mulai memproduksi masal sehingga menjadi kompetitor dari Fei. Pada tahun 1964 alat judi yang mengaplikasikan listrik diwujudkan banyak di Nevada Elektronik. Mesin slot pertama masih dapat diperhatikan di Salon & Restaurant di Reno, Nevada.

Ketika ini mesin slot telah berevolusi sebagian kali sampai menempuh pada spot tersempurna ketika ini. Cara yang canggih hal yang demikian telah pasti terhubung dengan dunia online sehingga permainan slot bisa dimainkan walau cuma di rumah. Figur permainan hal yang demikian  diketahui dengan sebutan video poker.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *